Ikuti Kami

Nasional

Pekerjaan Drainase Baru di Kerjakan Sudah Retak GARRI, Minta Kajari Bukittinggi Harus Turun Kelapangan

Published

on

Bukittinggi – Sudutmatanews.com

Pekerjaan Drainase yang terletak di jalan Bonjo Baru By Pass Kel. Tarok Dipo Kec. Guguk Panjang Kota Bukittinggi atau yang berdekatan dengan Bengkel Sepeda motor Admiral.

Pekerjaan Drainase tersebut, sarat di duga Mark up material dan tidak mengacu pada spekfikasi teknik, dalam Rancangan Anggaran Biaya (RAB). Faktor ini berdasarkan hasil tim kita di lapangan melakukan kroscek dan investasi melihat langsung pekerjaan drainase dan tutup Drainase sarat ketimpangan material. Hal tersebut di sampaikan oleh Ketua Advokasi Hukum Gerakan Aliansi Rakyat Anti Korupsi (GARRI) Irwansyah Fadel,SH kepada wartawan (15/12/25) bahwa dari bukti permulaan yang di ambil sebagai sampel dari pekerjaan tersebut, minimnya dan kurang memenuhi standarisasi kualitas daya mutu. Sebab dari material yang di pakai ada bagi item konstruksinya, retak dan pucat adukan semennya.

Lalu tambahnya (Irwansyah Fadel -red) lagi, pekerjaan tersebut di duga kuat di kerjakan oleh oknum wartawan yang menjelma jadi kontraktor, dan terkesan Kadis PU berkolaborasi dengan oknum tersebut, tanpa berdasarkan seleksi pengalaman background seseorang tanpa memiliki sarjana teknis sipil dan tidak berpengalaman kontruksi, kemudian apa dasar Kadis PU Bukittinggi begitu ngotot memberikan pekerjaan kepada oknum wartawan, atau rekanan, atau ada indikasi saling menguntung.?

Tegas Irwansyah Fadel lagi, sudah layak Kadis PU Bukittinggi ini di copot dari jabatannya, siapa saja Walikota Bukittinggi beliau ini selalu di pertahankan, apa karna kuat servisnya, Asal Bapak Senang (ABS), apakah tidak ada kader selain pada Rahmat AE ini harus dia yang mondar mandir dari PU ke Perkim di Bukittinggi.

Dari pekerjaan drainase tersebut, tidak terlihat plank proyek, lalu kemudian pekerjaan tutup Drainase baru lagi di kerjakan sudah mengalami ada yang retak, dan terlihat adukan semen dan pasir sangat pucat alias (tidak seimbang). Di duga kuat besi yang di pakai saat pembuatan mall rangka dranase besi, polos tidak SNI, maka dari itu kita minta Bapak Jamaludin SH Kajari Bukittinggi agar segera memerintahkan Kasi Intel melakukan kroscek dan audit kelapangan sebelum uang negara khususnya APBD Bukittinggi di bayarkan dengan pekerjaan yang tidak berdasarkan mutu kuantitas dan kualitatif pada perencanaan gambar.

Sementara itu awak media ini mengkonfirmasi Kadis PU Bukittinggi Rahmad AE via WhatsAppnya 082174432xxx ia mengatakan “Baik pak… Nanti di sampaikan jawaban nya” dengan singkat.

Tim/Red

Lanjut Membaca
Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending